Profil Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Pada Materi Pelestarian Sumber Daya Alam Berbasis Literasi Sains
DOI:
https://doi.org/10.52232/nalar.v5i2.280Keywords:
Kemampuan Berpikir Kreatif, Literasi Sains, Pelestarian Sumber Daya Alam, Mitigasi Perubahan Iklim, Siswa Sekolah DasarAbstract
Kemampuan berpikir kreatif adalah salah satu kemampuan abad ke-21 yang membutuhkan pembelajaran berbasis sains. Penelitian ini membahas kemampuan siswa kelas IV untuk berpikir tentang pelestarian sumber daya alam sebagai cara untuk mengurangi dampak perubahan iklim. Studi ini melibatkan 37 siswa di kelas IV SDN 1 Masbagik Utara Baru. Metode deskriptif kuantitatif digunakan. Tes uraian berdasarkan metrik berpikir kreatif Guilford, yang mencakup ketepatan, fleksibilitas, originalitas, dan elaborasi, adalah alat penelitian. Hasil tes instrumen menunjukkan bahwa semua item soal valid dan dapat diandalkan, dengan nilai dari 0,508 hingga 0,743 dan Alpha Cronbach 0,615. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki kemampuan berpikir kreatif sedang, dengan 70% rata-rata. Nilai tertinggi (82,16 %) dan terendah (58,92 %) dicatat oleh indikator fluency. Hasil menunjukkan bahwa siswa terus berjuang untuk menemukan cara baru untuk menyelesaikan masalah lingkungan. Pembelajaran berbasis literasi sains sangat penting karena dapat membantu siswa meningkatkan kemampuan kreatif mereka


