Penerapan Model Pembelajaran Blended Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pjok Pada Materi Kesehatan Siswa Kelas XII MIPA 2 SMA Negeri 2 Kuta Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2020/2021
Keywords:
Model Pembelajaran Blended Learning, Prestasi Belajar, Materi KesehatanAbstract
Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran blended learning berhasil dalam mengupayakan peningkatan prestasi belajar. Penelitian ini mengambil subjek pada kelas XII MIPA 2 semester ganjil SMA Negeri 2 Kuta Tahun pelajaran 2020/2021. Dengan giat dan gigih peneliti mengupayakan agar proses pembelajaran dapat terlaksana sesuai harapan yang ada, menggunakan strategi yang tepat dan teknik-tehnik pembelajaran yang memadai. Data hasil penelitian ini dikumpulkan dengan tes prestasi belajar sedangkan analisisnya menggunakan analisis deskriptif. Setelah semua data dilakukan analisis, diperoleh peningkatan hasil belajar tes awal di kelas XII MIPA 2 yaitu 64,16, paling rendah dibandingkan kelas lainnya. Pada siklus I skor rata-rata dari tes hasil belajar sebesar 67,22 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 66,67%. Pada siklus II skor rata-rata dari tes hasil belajar sebesar 74,58 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 86,11%. Hasil siklus ke II ternyata sudah melampui kriteria yang diusulkan sesuai indikator keberhasilan penelitian. Atas dasar perolehan data tersebut peneliti berkesimpulan bahwa model pembelajaran blended learning mampu meningkatkan prestasi belajar PJOK materi lompat jauh siswa di sekolah ini.


