Pembelajaran Daring Dengan Penggunaan Model Creative Problem Solving Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Bali Siswa
Keywords:
Pembelajaran Daring, Model Pembelajaran Creative Problem Solving, Prestasi BelajarAbstract
Perolehan data prestasi belajar Bahasa Bali yang rendah bagi siswa di kelas IX-6 di SMP Negeri 6 Denpasar menuntun peneliti untuk melakukan penelitian tindakan, mengingat penelitian dilakukan di kelas maka penelitian ini disebut penelitian tindakan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeahui peningkatan prestasi belajar Bahasa Bali siswa. Dalam pelaksanaannya di lapangan, peneliti memberikan tahapan berupa siklus yang masing-masing tediri dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi/pengumpulan data diakhiri dengan tahap refleksi yang termasuk melakukan analisis terhadap data yang sudah diperoleh.Setelah data dikumpulkan melalui tes dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif diperoleh peningkatan hasil yang sesuai harapan tujuan penelitian ini. Data tersebut adalah peningkatan yang terjadi dari awal dimana siswa baru mampu mencapai ketuntasan belajar 36,11% dengan rata-rata kelas 79,81 dan pada siklus I telah meningkat ketuntasan belajar menjadi 77,27% dengan rata-rata kelas 84,89 dan pada siklus II sudah meningkat sesuai harapan yaitu ketuntasan mereka sudah mencapai 100% dengan rata-rata kelas 90,14. Sedangkan indikator keberhasilan penelitian pada siklus II membuat agar prosentase ketuntasan belajar mereka mencapai minimal 85% dengan rata-rata kelas 80,00. Sedangkan data yang diperoleh sudah melebihi indikator tersebut. Oleh karenanya peneliti berkesimpulan bahwa Pembelajaran Daring Dengan Penerapan Creative Problem Solving dalam proses belajar mengajar mampu meningkatan belajar siswa.


