Penanggulangan Abrasi Melalui Penanaman Mangrove Menggunakan Media Bambu

Authors

  • Humaidid Muhajir Ilmu Pemerintahan, Universitas Pepabri Makassar Author
  • Asmi Citra Malina Ilmu Perikanan, Universitas Hasanuddin Author
  • Andi Assir Ilmu Perikanan, Universitas Hasanuddin Author
  • Satria Mandala Arsitektur, Universitas Pepabri Makassar Author
  • Ilham Alimuddin Teknologi Kebumian, Universitas Hasanuddin Translator
  • Hidayat Marmin Ilmu Administrasi Niaga, Universitas Pepabri Makassar Author
  • Armi Indrayuni Arsitektur, Universitas Pepabri Makassar Author
  • Aswar Annas Ilmu Administrasi Negara, Universitas Pepabri Makassar Author

DOI:

https://doi.org/10.52232/jasintek.v6.iRisdamas.84

Keywords:

Penanggulangan Bencana, Abrasi, Penanaman Mangrove, Ketahanan Pesisir Pantai

Abstract

Bencana abrasi yang terjadi di Dusun Tulang Desa Barugaia Kabupaten Kepulauan Selayar telah menimbulkan beragam dampak buruk, yaitu; terkikisnya pantai sekitar 700 meter, tumbangnya 50 pohon kelapa, hilangnya demplot penetasan telur penyu, merusak sarana konservasi penyu, mengganggu pengembangbiakan penyu, hingga mengancam kehidupan masyarakat pesisir. Melalui dampak ekstrim tersebut, proses penanaman 4000 mangrove menggunakan media bambu diperlukan agar dapat mengurangi risiko abrasi yang terjadi dan tidak mengganggu proses pendaratan penyu. Penanaman mangrove dilakukan tepat dipesisir pantai yang terdampak abrasi, wadah tanaman berbahan dasar bambu yang telah diisi tanah secara padat, cara ini dilakukan agar mangrove dapat dipastikan tumbuh diatas pesisir pantai. Metode pengabdian yang dilakukan menggunakan model. Pertama sosialisasi kegiatan kepada masyarakat, Kedua pelatihan dan penyuluhan terkait teknologi tepat guna yang diberikan, Ketiga penerapan teknologi inovasi yang diberikan, dan Kempat melakukan pendampingan dan evaluasi keberhasilan kegiatan. Hasil penerapan teknologi inovasi penanaman mangrove menggunakan media bambu menunjukkan tanaman mangrove dapat menahan proses pasir di pesisir pantai terbawa arus, tanaman mangrove menjadi tempat perlindungan ikan, kepiting, dan hewan lainnya yang hidup dipesisir pantai, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terkait ketahanan pesisir pantai dari dampak abrasi, dan menjadi penyangga pesisir pantai dari gelombang ekstrim dan angin kencang.

Downloads

Published

2024-12-31