Pemberdayaan Masyarakat Melalui Implementasi Program Kesehatan Masyarakat Terpadu (Prokesmas Puja) dalam Peningkatan Kesehatan Berbasis Komunitas di Kecamatan Samboja
DOI:
https://doi.org/10.52232/jasintek.v7.i1.50Keywords:
Kesehatan Masyarakat, Stunting, Tuberkulosis, Pemberdayaan Masyarkat, Pembangunan BerkelanjutanAbstract
Lingkungan yang tidak terkelola dengan baik dapat meningkatkan risiko munculnya penyakit menular maupun tidak menular, seperti tuberkulosis, stunting, dan kematian ibu hamil. Kondisi ini masih dijumpai di Kecamatan Samboja, salah satu wilayah lingkar industri migas yang memiliki tantangan serius pada aspek kesehatan dan lingkungan. Program Kesehatan Masyarakat Terpadu (Prokesmas) Puja binaan Pertamina EP Asset 5 Sangasanga Field sebagai upaya strategis dalam mengatasi persoalan tersebut dengan pendekatan berbasis komunitas. Prokesmas Puja ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Prokesmas Puja dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, edukatif, dan kolaboratif yang melibatkan tenaga kesehatan, kader, serta masyarakat melalui lima sub-unit utama, yaitu PUSPA KASIH (Pusat Pemantauan Persalinan Aman dan Kader Sayang Ibu), PANTAS PENTAS (Pantang Anak Stunting, Penanggulangan Anak Stunting), DANAR PUJA (Duta Anti Narkoba Puskesmas Samboja), dan IKAN PESUT (Ikatan Kader Pemburu TB/ The Hunters TB). Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan pada beberapa indikator kesehatan, antara lain meningkatnya deteksi dini dan kepatuhan pengobatan TB, penguatan intervensi gizi dan sanitasi untuk pencegahan stunting, peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai gizi serta risiko kehamilan, dan kesiapsiagaan persalinan melalui jejaring donor darah. Prokesmas Puja berhasil meningkatkan kesehatan masyarakat secara menyeluruh melalui pemberdayaan kader lokal, sinergi multipihak, serta integrasi aspek preventif, promotif, dan kuratif yang mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).









