Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program BINTANG PERTIWI (Berdayakan Kampung Iklim dengan Pertanian Inovatif Masa Kini) Desa Pinang Raya, Kabupaten Kutai Timur
DOI:
https://doi.org/10.52232/jasintek.v7.i1.48Keywords:
Ekonomi Sirkular, Limbah Kelapa Sawit, Inovasi Pertanian, Pestisida Nabati, Pupuk OrganikAbstract
Program BINTANG PERTIWI (Berdayakan Kampung Iklim dan Tangguh melalui Pertanian Inovatif Masa Kini) merupakan inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Pertamina EP Sangatta Field yang dilaksanakan di Desa Pinang Raya, Kabupaten Kutai Timur. Program ini lahir dari permasalahan serius berupa alih fungsi lahan pangan menjadi perkebunan kelapa sawit, keterbatasan akses pupuk subsidi, ketergantungan pada input kimia, serta praktik pembakaran limbah yang berkontribusi terhadap emisi gas rumah kaca dan risiko kebakaran lahan. Pendekatan yang digunakan adalah partisipatif, melalui tahapan sosialisasi, pelatihan intensif, pendampingan teknis berkelanjutan, serta monitoring dan evaluasi berbasis observasi dan wawancara. Hasil pelaksanaan menunjukkan masyarakat, khususnya kelompok wanita tani, berhasil memanfaatkan limbah kelapa sawit dan ranting pohon menjadi produk inovatif bernilai tambah seperti pupuk organik, media baglog jamur tiram, media budidaya maggot, serta asap cair sebagai pestisida nabati ramah lingkungan. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga mengurangi ketergantungan terhadap pupuk dan pestisida kimia, menekan praktik pembakaran terbuka, serta membuka peluang usaha baru yang memperkuat kemandirian ekonomi rumah tangga. Selain itu, pemanfaatan limbah untuk budidaya maggot terbukti efektif mengurangi volume limbah organik sekaligus menghasilkan pakan ternak berkualitas tinggi yang mendukung sektor perikanan dan peternakan lokal. Secara keseluruhan, program BINTANG PERTIWI berhasil mewujudkan pemberdayaan masyarakat melalui penerapan ekonomi sirkular berbasis inovasi sosial. Program ini menjadi model pengabdian masyarakat yang tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan, tetapi juga mendukung pelestarian lingkungan dan dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa









