Tahapan Difusi Inovasi Aplikasi E-Government RABEG Dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Pada Bidang Pengawasan Di Kota Serang
DOI:
https://doi.org/10.52232/jasintek.v7.i1.45Keywords:
Difusi Inovasi, E-Government, Partisipasi Masyarakat, RABEG, Kota SerangAbstract
E-government merupakan inovasi yang bertujuan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan kinerja pemerintah. Salah satu bentuk penerapannya di Kota Serang adalah aplikasi RABEG (Reaksi Atas Berita Warga). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan difusi inovasi aplikasi RABEG yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta bentuk partisipasi masyarakat dalam penggunaan aplikasi tersebut. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses difusi inovasi aplikasi RABEG telah dilakukan secara sistematis mengikuti tahapan difusi, mulai dari pengetahuan, persuasi, keputusan, implementasi, hingga konfirmasi. Namun, efektivitasnya masih dipengaruhi oleh literasi digital, akses informasi, dan strategi sosialisasi. Faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan difusi meliputi kemudahan penggunaan, transparansi tindak lanjut, persepsi kegunaan, literasi digital masyarakat, serta kualitas respon pemerintah. Partisipasi masyarakat dalam penggunaan RABEG bersifat selektif dan bertingkat: sebagian masyarakat aktif melapor dan memberi masukan, sementara lainnya hanya menggunakan aplikasi ketika ada kebutuhan mendesak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa difusi inovasi aplikasi RABEG di Kota Serang telah berjalan, tetapi efektivitasnya sangat bergantung pada literasi digital, kualitas tindak lanjut aduan, serta konsistensi strategi sosialisasi. Diperlukan pendekatan berbasis komunitas dan strategi komunikasi yang lebih adaptif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat secara merata









