Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Dan Pemanfatan Lahan Pekarangan Untuk Mendukung Pengembangan Desa Wisata
DOI:
https://doi.org/10.52232/jasintek.v7.i1.36Keywords:
Sampah, Teknologi, Kompos, Pekarangan, TanamanAbstract
Sampah rumah tangga dapat mencemari lingkungan sehingga perlukan teknologi untuk mengolahnya. Kompos hasil pengolahan sampah rumah tangga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman di lahan pekarangan. Tujuan utama penelitian ini adalah menggunakan teknologi tebe modern untuk mengolah sampah rumah tangga untuk pemupukan tanaman di lahan pekarangan. Penelitian dilaksanakan di Desa Petang Kabupaten Badung. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan dan aplikasi penggunaan hasil pengolahan sampah rumah tangga (kompos) untuk tanaman cabe, tomat dan terong di lahan pekarangan. Hasil penelitian menemukan hampir 89,38 % kelompok tani telah mengetahui dengan baik teknologi tebe modern pengolahan sampah rumah tangga menjadi kompos. Kelompok tani sudah berhasil membuat kompos dari sampah rumah tangga dan mengaplikasi pada tanaman cabe, tomat dan terong di lahan pekarangan. Penelitian ini menjadi sangat penting dilakukan untuk pengolahan sampah rumah tangga menjadi kompos dan diaplikasikan pada tanaman di lahan pekarangan untuk mendukung pengembangan desa wisata implementasi praktik budidaya berkelanjutan yang sejalan dengan prinsip green economy









