Pelatihan dan Pendampingan Pemanfaatan Limbah Baglog Menjadi Pupuk Organik Pada KWT Keselet Karya
DOI:
https://doi.org/10.52232/jasintek.v7.i3.215Keywords:
Pemanfaatan, Limbah Baglog, Pupuk OrganikAbstract
Kelompok Wanita Tani (KWT) Keselet Karya di Desa Pringgajurang Utara, Lombok Timur, menghadapi permasalahan limbah baglog jamur tiram yang semakin meningkat seiring produktivitas kelompok. Limbah tersebut sering dibuang di lahan kosong sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Padahal, baglog memiliki kandungan hara yang bermanfaat bagi tanaman apabila diolah menjadi pupuk organik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada anggota KWT dalam mengolah limbah baglog menjadi pupuk organik. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi dengan instrumen pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta terkait manfaat, prosedur pembuatan, serta penggunaan pupuk organik, dengan capaian pengolahan limbah hingga 100 kg. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas KWT Keselet Karya dalam mengelola limbah baglog secara produktif dan ramah lingkungan, sekaligus membuka peluang pengembangan lebih lanjut menuju diversifikasi dan komersialisasi produk pupuk organik










