Pemberdayaan Masyarakat Desa Sajang Melalui Pengolahan Sampah Organik Menjadi Kompos Berbasis Teknik Lubang Resapan Biopori
DOI:
https://doi.org/10.52232/jasintek.v7.i3.214Keywords:
Desa Sajang, Pemberdayaan Masyarakat, Resapan Biopori, Sampah OrganikAbstract
Sampah organik rumah tangga masih menjadi permasalahan lingkungan di Desa Sajang akibat rendahnya pengetahuan dan praktik masyarakat dalam pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, sehingga sampah organik sering dibuang sembarangan atau dibakar. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah teknologi lubang resapan biopori yang berfungsi untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos alami, sekaligus meningkatkan daya resap air tanah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan masyarakat Desa Sajang dalam pengelolaan sampah organik berbasis teknik lubang resapan biopori. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada masyarakat Dusun Sajang Daya, Desa Sajang yang dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, praktik langsung pembuatan dan pengisian lubang biopori, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat yang ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata nilai post-test dibandingkan pre-test. Partisipasi dan antusiasme masyarakat selama kegiatan juga tergolong tinggi, khususnya pada sesi diskusi dan praktik lapangan. Pelatihan dan pendampingan mendorong peningkatan keterampilan masyarakat dan menerapkan teknologi biopori secara mandiri di lingkungan rumah tangga. Secara keseluruhan, program ini dinilai efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat serta mendukung pengelolaan sampah organik dan lingkungan yang berkelanjutan di Desa Sajang.










