Analisis Perilaku Pedagang Antar Pulau Dalam Sistem Pemasaran Bawang Merah Di Kecamatan Woha Kabupaten Bima

Authors

  • Efendy Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram Author
  • I Ketut Budastra Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Mataram Author

DOI:

https://doi.org/10.52232/jasintek.v7.i3.207

Keywords:

Pedagang Antar Pulau, Petani, Margin Pemasaran, Elastisitas Transmisi Harga, Kendala Usaha Bawang Merah

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui perilaku Pedagang Antar Pulau dalam sistem pemasaran bawang merah, dan (2) Untuk mengetahui kendala-kendala dalam pemasaran bawang merah di Kecamatan Woha Kabupaten Bima. Penelitian menggunakan metode deskriptif. Unit analisis adalah pemasaran bawang merah yang dijalankan oleh pedagang Antar Pulau di Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Lokasi penelitian di Desa Risa dan Desa Kalampa ditentukan secara purposive sampling, atas pertimbangan bahwa kedua desa tersebut memiliki luas garapan yang lebih tinggi dibandingkan desa-desa lainnya. Penentuan responden petani secara accidental sampling sebanyak 30 responden dengan rincian masing-masing 15 reponden per desa. Analisis data mencakup: Analisis margin pemasaran, analisis elastisitas transmisi harga, dan analisis kendala-kendala dalam pemasaran bawang merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Saluran pemasaran bawang merah di Kecamatan Woha Kabupaten Bima dengan perilaku pemasaran yang baik, di tunjukkan oleh perubahan harga di tingkat konsumen ditransmisikan secara sempurna  ke level petani dengan margin saluran pemasaran Rp 6.951/kg (24,95%) dan share petani  Rp 21.229/kg (76,27%). (2) Kendala-kendala yang dihadapi oleh petani dan pedagang dalam pemasaran bawang merah yaitu, pada tingkat petani adalah harga yang tidak pasti, dan cuaca yang tidak menentu yang mengakibatkan bawang merah banyak mengalami kerusakan. Sedangkan tingkat pedagang adalah cuaca yang tidak menentu mengakibatkan pedagang sulit pada saat pengangkutan (membawa) barang ke tempat tujuan ke luar kota, dan transportasi berlayar yang sulit dilaksanakan ketika tingkat curah hujan tidak menentu

Downloads

Published

2026-04-30