Model Usahatani Sayuran Di Lahan Kering Desa Antapan Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan

Authors

  • I Ketut Arnawa Program Studi Agribisnis, Universitas Mahasaraswati Denpasar Author
  • Nyoman Utari Vipriyanti Program Studi Agribisnis, Universitas Mahasaraswati Denpasar Author
  • Putu Edi Yastika Program Studi Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Pengelolaan Lingkungan, Universitas Mahasaraswati Denpasar Author
  • Putu Lasmi Yulianthi Sapanca Program Studi Agroteknologi, Universitas Mahasaraswati Denpasar Author
  • Putu Sri Astuti Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Mahasaraswati Denpasar Author

DOI:

https://doi.org/10.52232/jasintek.v4.i2.161

Keywords:

Petani, Sayuran, Kompos, Biourine, Sapi

Abstract

Desa Antapan merupakam sentra produksi sayuran dan ternak sapi, memiliki permasalahan, usahatani sayuran sangat tergantung terhadap input luar, yaitu pupuk dan pestisida kimia. Tujuan utama pengabdian ini adalah pemanfaatan teknologi fermentasi untuk pengolahan feces dan urine sapi menjadi kompos dan biourine, aplikasi kompos dan biourine pada usahatani sayuran dan pembuatan pompa hidram serta embung untuk menjaga ketersediaan air sehingga usahatani sayuran dapat dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan, serta penanaman rumput odot untuk pakan sapi. Pengabdian dilaksanakan di dua kelompok tani, yaitu kelompok tani Labak Lestari dan Setia Makmur Desa Antapan, Tabanan. Jumlah peserta kegiatan sebanyak 38 orang dengan masing-masing 20 anggota kelompok tani Labak Lestari dan 18 anggota Setia Makmur. Metode yang yang digunakan adalah, ceramah, pelatihan, pendampingan dan demplot. Hasil kegiatan pemanfaatan teknologi fermentasi untuk pembuatan kompos dan biourine dapat meningkatkan pengetahuan petani 82,0 % , mengurangi input luar sebesar 60 %, Pompa hidram yang disediakan mampu menyediakan air 0,5 liter/detik dan kapasitas embung yang disediakan oleh masing-masing petani mempunyai kapasitas 20 m3, kemudian untuk ketersediaan pakan sapi, ditanam rumput odot disepanjang pematang lahan usahatani. Oleh karena itu pengabdian ini sangat penting dilakukan untuk keberlanjutan usahatani sayuran, peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Downloads

Published

2023-04-30