Pemberdayaan Masyarakat Mengenai Literasi Data Dalam Pemasaran Wisata Di Desa Batuan, Sukawati

Authors

  • Gde Palguna Reganata Program Studi Informatika, Fakultas Bisnis, Sosial, Teknologi, dan Humaniora, Universitas Bali Internasional Author
  • I Kadek Arya Sugianta Program Studi Informatika, Fakultas Bisnis, Sosial, Teknologi, dan Humaniora, Universitas Bali Internasional Author
  • Khadijah Febriana Rukhmanti Udhayana Program Studi Informatika, Fakultas Bisnis, Sosial, Teknologi, dan Humaniora, Universitas Bali Internasional Author
  • I Gede Wahyu Surya Dharma Program Studi Informatika, Fakultas Bisnis, Sosial, Teknologi, dan Humaniora, Universitas Bali Internasional Author
  • I Gede Karang Komala Putra Program Studi Informatika, Fakultas Bisnis, Sosial, Teknologi, dan Humaniora, Universitas Bali Internasional Author
  • Ni Kadek Winda Patriani Program Studi Informatika, Fakultas Bisnis, Sosial, Teknologi, dan Humaniora, Universitas Bali Internasional Author
  • Kadek Riyan Putra Richadinata Program Studi Bisnis Digital, Fakultas Bisnis, Sosial, Teknologi, dan Humaniora, Universitas Bali Internasional Author
  • Vitalia Fina Carla Rettobjaan Program Studi Bisnis Digital, Fakultas Bisnis, Sosial, Teknologi, dan Humaniora, Universitas Bali Internasional Author
  • Ni Made Widnyani Program Studi Bisnis Digital, Fakultas Bisnis, Sosial, Teknologi, dan Humaniora, Universitas Bali Internasional Author
  • A.A. Ngurah Bagus Aristayudha Program Studi Bisnis Digital, Fakultas Bisnis, Sosial, Teknologi, dan Humaniora, Universitas Bali Internasional Author
  • Ni Putu Surya Astitiani Program Studi Bisnis Digital, Fakultas Bisnis, Sosial, Teknologi, dan Humaniora, Universitas Bali Internasional Author

DOI:

https://doi.org/10.52232/jasintek.v4.i2.154

Keywords:

Digital Skill, Pandemi, Pariwisata, Teknologi Informasi

Abstract

Pariwisata di Bali sedang mengalami tantangan akibat pandemi. Optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi menjadi salah satu cara untuk mengembangkan potensi wisata di era post pandemic. Namun, perjalanan usaha pariwisata di Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar masih menerapkan pola tradisional yang sebagian besar mengandalkan pihak ketiga dan kunjungan tamu secara insidentil. Selain itu, masyarakat Desa Batuan belum memanfaatkan teknologi informasi yang tersedia secara maksimal dalam rangka mengelola pariwisata berbasis digital. Pemberdayaan skill digital dalam konteks literasi data, komunikasi dan kolaborasi, kreasi konten digital, keamanan, dan pemecahan masalah perlu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya eksistensi pariwisata budaya berbasis digital. Berdasarkan sosialisasi yang diberikan, diperoleh hasil bahwa seluruh aspek skill digital telah dipahami dengan baik dimana skor total 3,29 (skor maksimum 4,00). Aspek keamanan direspon paling baik dengan skor 3,52, sedangkan aspek menciptakan konten digital dengan skor paling rendah yaitu 3,06. Gambaran ini menunjukkan bahwa walaupun skor pemahaman responden telah baik, beberapa aspek perlu ditingkatkan seperti bagaimana menciptakan konten digital yang baik. Penyuluhan ini juga diharapkan dapat memberikan wawasan dan pola pikir yang berkembang dalam menghadapi situasi pandemic ini dan dapat diimplementasikan dalam bidang pariwisata.

Downloads

Published

2023-04-30