Identifikasi Kecenderungan Model Stup Dan Jenis Sumber Pakan Pada Meliponikultur Di Desa Pendua, Kabupaten Lombok Utara

Authors

  • Endah Wahyuningsih Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram Author
  • Maiser syaputra Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram Author
  • Andi Tri Lestari Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram Author
  • Hasyyati Shabrina Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram Author

DOI:

https://doi.org/10.52232/jasintek.v6.i2.132

Keywords:

Identifikasi, Meliponikultur, Model Stup

Abstract

Keberhasilan dalam budidaya lebah madu sangat bergantung pada ketersediaan pakan di sekitar lingkungan, yang tercermin dari peningkatan produksi madu, koloni, dan propolis. Produktivitas madu dipengaruhi oleh jenis sarang lebah (stup) serta ketersediaan sumber pakan, terutama polen. Secara umum, tanaman berbunga menjadi sumber utama pakan bagi lebah karena bunga menghasilkan polen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kecenderungan model sarang lebah dan sumber pakan dalam budidaya lebah trigona (meliponikultur). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel penelitian terdiri dari model sarang dan polen lebah yang diambil dari 26 responden budidaya lebah trigona di Desa Pendua, Kabupaten Lombok Utara (KLU). Penelitian dilakukan dari bulan Mei hingga Agustus. Data dikumpulkan melalui identifikasi berbagai model sarang lebah milik responden dan jenis tanaman yang berpotensi menjadi sumber polen bagi lebah Trigona sp di kelompok Lebah Pendua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model sarang yang paling banyak dipakai responden adalah sarang tanpa sekat. Beberapa jenis tanaman penghasil polen yang ditemukan antara lain Bunga Matahari (Helianthus annuus L.), Matahari meksiko (Tithonia rotundifolia), Gumitir (Tagetes erecta L.), mangga (Mangifera indica), Duku (Dimocarpus longan), Kelapa (Cocos nucifera), rambutan (Nephelium spp), jeruk nipis (Citrus aurantiifolia), Nangka (Artocarpus heterophyllus), pepaya (Carica papaya) and Jambu air (Syzygium aqueum).

Downloads

Published

2025-04-30