Budidaya Ternak Babi Terpadu dan Ramah Hutan Mangrove di Desa Mantehage I Bango Kecamatan Wori Minahasa Utara
DOI:
https://doi.org/10.52232/jasintek.v6.i2.129Keywords:
Ternak Babi, Ramah Lingkungan, Mangrove, Pulau Mantehage, Bango MinutAbstract
Mantehage merupakan salah satu gugusan pulau dengan ekosistem mangrove yang luas memiliki fungsi sangat besar dalam menjaga stabilitas lingkungan perairan pulau-pulau kecil. Walaupun demikian kondisi ekosistem mangrove di Mantehage perlu mendapat perhatian berbagai pihak mengingat tingginya aktivitas masyarakat seperti budidaya ternak babi dan aktivitas lainnya yang potensial mengganggu kawasan mangrove. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui aplikasi teknologi budidaya ternak babi terpadu dan ramah hutan mangrove. Metode dan Pendekatan yang diterapkan dalam kegiatan PKM ini yaitu kombinasi pendekatan Pilot Project dengan metode partisipatif (Participatory Rural Appraisal) dan pemahaman desa secara cepat (Rapid Rural Appricial). Hasil yang diperoleh melalui kegiatan PKM ini yaitu (1) Terfasilitasi upaya peningkatan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang pentingnya konservasi hutan mangrove, (2) terfasilitasi upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan Mitra membudidaya ternak babi dengan sistem kandang semi rens ramah lingkungan, (3) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Mitra memformulasi pakan ternak berbahan baku lokal, (4) Terfasilitasi instalasi pengolahan pakan berbahan pakan lokal; (5) Terfasilitasi peningkatan pengetahuan dan keterampilan mengolah dan memproduksi pupuk organik berbahan baku kotoran ternak babi dan bahan organik lainnya. (6) Terfasilitasi upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan membudidaya dan memproduksi tanaman pangan dan pakan berbasis pupuk organik.









