Aplikasi Kompos Dan Biourine Limbah Peternakan Babi Pada Tanaman Perkebunan Sebagai Pendukung Pengembangan Desa Wisata Petang Kabupaten Badung
DOI:
https://doi.org/10.52232/jasintek.v6.i2.127Keywords:
Petani, Demplot, Wisata, Kopi, JaheAbstract
Desa Petang merupakan daerah pengembangan pertanian, ekonomi kreatif dan akan dikembangkan sebagai desa wisata, menghadapi permasalahan hasil produksi menurun, masyarakat sering komplain lingkungan tercermar limbah peternakan babi pada lahan pertanian dan bau tidak sedap, produksi pertananian unggulan: kopi, kakao, pisang dan jahe sebagai pendukung desa wisata masih rendah. Tujuan utama pengabdian, yaitu penyuluhan, praktek dan pendampingan aplikasi kompos dan biourine limbah peternakan babi pada demplot tanaman kopi, kakao, pisang dan jahe. Pengabdian dilaksanakan di kelompok tani Merta Sedana. Hasil kegiatan pengetahuan petani dalam aplikasi kompos dan biourine pada demplot tanaman kopi, kakao, pisang dan jahe meningkat menjadi 85,70 % kelompok tani berhasil mengaplikasi kompos dan biourine pada tanaman kopi, kakao, pisang dan jahe. Oleh karena itu pengabdian ini sangat penting dilakukan untuk keberlanjutan pengembangan desa wisata berbasis pertanian.









